Pengembangan E-Modul Berbasis Android Mobile Materi Ekosistem Lokal

Abstrak ini merupakan bagian dari artikel ilmiah mengenai E-modul atau modul pembeajaran online berbasis android, yang tim Hibah Pascasarjana UNY presentasikan di seminar nasional Pendidiakn Sains di Pascasarjana UNS (Universitas Negeri Sebelas Maret) , Surakarta, tanggal 22 Oktober 2016 silam.

Judulnya: Pengembangan E-Modul Berbasis Android Mobile Materi Ekosistem Lokal Nusa Tenggara untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa SMA, sebenarnya judul ini merupakan split dari judul utama yang datanya meliputi juga pulai jawa. jangan salah, penelitian ini meliputi 50 sekolah di Nusa Tenggara Barat. Level nasional ini. Baiklah, tanpa berpanjang kata berikut cuplikan artikelnya.

Tien Aminatun1, Bambang Subali2, Irma Prihartina3 F. Angel Masing4 Muhammad Luthfi Hidayat5

1,2,3,4,5 Pasacasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, 55281

Abstrak

Potensi Ekosistem Indonesia merupakan aset yang perlu dipelajari dan dieksplorasi  agar dapat dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakatnya. Dalam lingkup sekolah, seiring dengan diimplementasikannya  kurikulum 2013, terdapat peluang yang besar untuk semakin menambah khasanah sumber belajar dari fenomena alam ekosistem lokal dengan bantuan teknologi dan media belajar yang efektif, salah satunya adalah modul online berbasis Android. Namun demikian diperlukan suatu penelitian pendahuluan (need asessment) apakah penggunaan modul online ini sudah dapat diimplementasikan di sekolah. Selain itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah lingkungan sekolah beserta sarana prasarana nya mendukung untuk penggunaan media ini. Sampel penelitian ini dibatasi untuk sekolah-sekolah di Lombok Timur (NTB) dan kota Kupang (NTT). Metode pengumpulan datanya dengan menggunakan angket matriks need asessment mengenai fakta ekologi lokal apa yang paling banyak diajarkan di sekolah ketika pembelajaran. Selain matriks, dilakukan pula wawancara kepada guru Biologi serta wakil kepala sekolah bidang sarana dan pra sarana untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dan peserta didik untuk menggunakan modul online berbasis Android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) E-modul belum banyak digunakan dalam pembelajaran di Lombok Timur dan Kupang, (2) Ekosistem darat dapat digunakan sebagai materi dalam e-modul karena masih jarang diangkat dalam pembelajaran di Lombok Timur, (3) Ekosistem pantai perlu diangkat menjadi materi pokok di Kupang dengan menggunakan e-modul.

Pendahuluan

Potensi alam Indonesia yang besar memerlukan observasi dan eksplorasi dari para ilmuwan. Tujuan utama para ilmuwan semakin dekat untuk memelajari potensi ekosistem alami di Indonesia adalah untuk mengubah potensi menjadi kebermanfaatan bagi rakyat sesuai amanah UUD 1945 pasal 33 ayat 2.

Oleh karena itu, diperlukan banyak aktivitas penelitian dan observasi untuk menemukan dan mengangkat potensi lokal Indonesia dalam bentuk publikasi ilmiah, sehingga dapat dimanfaatkan atau dikembangkan oleh berbagai pihak demi kemakmuran bangsa Indonesia.

Salah satu cara mendekatkan sedini mungkin lingkungan alam dengan dunia pendidikan adalah dengan pemanfaatan media belajar dan sumber belajar. Kurikulum 2013 memberi peluang yang besar untuk menambah khasanah sumber belajar dari fenomena alam lokal dengan bantuan teknologi dan media belajar yang efektif. Hal itu karena kurikulum 2013 menuntut pembelajaran yang efektif, berpusat pada siswa, serta mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.

Penggunaan teknologi dan media berbasis teknologi informasi dalam pembelajaran tidak bisa dianggap remeh saja, melainkan memerlukan kesiapan dan perencanaan yang matang. Sudah banyak dibuktikan bahwa media belajar berbasis teknologi informasi dapat membantu peningkatan kualitas pembelajaran.

Namun demikian, perlu dilakukan Namun demikian diperlukan suatu penelitian pendahuluan (need asessment) apakah penggunaan media tersebut sudah dapat diimplementasikan di sekolah. Selain itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah lingkungan sekolah beserta sarana prasarana nya mendukung untuk penggunaan media ini.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui need assessment   dari sekolah-sekolah di wilayah Lombok timur dan Kupang NTT  sebelum mengembangkan suatu modul pembelajaran Biologi berbasis Android mobile materi ekologi lokal daerah.

Penelitian juga dilanjutkan dengan menyusun draft e-modul berbasis Android dengan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di sekolah-sekolah yang sesuai dengan hasil need assessment.

Diharapkan dengan semakin sering siswa menemukan potensi dari fenomena lingkungan di sekitarnya, muncul daya kritis untuk terus menggali fakta dan temuan ilmiah dari fenomena alam di sekitarnya.

Metode Penelitian

Metode pengumpulan datanya dengan menggunakan angket matriks need asessment mengenai fakta ekologi lokal apa yang paling banyak diajarkan di sekolah ketika pembelajaran. Selain matriks, dilakukan pula wawancara kepada guru Biologi serta wakil kepala sekolah bidang sarana dan pra sarana untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dan peserta didik untuk menggunakan modul online berbasis Android. Sampel penelitian ini dibatasi untuk sekolah-sekolah di Lombok Timur (NTB) dan kota Kupang (NTT). Lokasi penelitian di dua provinsi, yaitu NTB (Lombok Timur) dan NTT (Kupang).

      Adapun untuk pengembangan modul dilakukan dengan model langkah-langkah pengembangan DDR yang dikembangkan oleh Richey & Klein (2007) yang dibatasi sampai tahap validasi. Tahapan validasi produk terdiri atas model development, model validation (internal), model validation (external), dan model use.

==========

contoh modul berbasis android di sini

2 thoughts on “Pengembangan E-Modul Berbasis Android Mobile Materi Ekosistem Lokal

  1. assalamu’alaikum. saya nadya mhs s1 pendidikan akuntansi. saya ingin minta izin merujuk artikel ini pak, saya juga akan melakukan pengembangan e-modul berbasis aplikasi android untuk mata pelajaran komputer akuntansi. terima kasih pak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*