Mengenang Perjalanan Menuju Pernikahan (2)

    “Kelas empat saya sakit jantung. Sempat harus istirahat sekitar satu setengah bulan. Lari-lari saya tak bisa, karena baru lari-lari sebentar saja wajah sudah pucat bukan main. Terkadang ikut main sepak bola, tetapi saya tidak cukup lincah menangkap umpan yang Continue reading Mengenang Perjalanan Menuju Pernikahan (2)

Emas Kawin Aceh

Rembulan masih saja setia menemani diskusi kami malam ini. Sama, di teras depan rumah dinas Kepala Sekolah SMP. Tentu saja dengan orkestra Gareng Pung dan sedikit gelak tawa samar anak-anak dari asrama putra. Entah bagaimana awalnya kami sudah masuk pada Continue reading Emas Kawin Aceh